-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Daftar 6 Chatbot AI Paling Banyak Dipakai di Dunia

Senin, 22 September 2025 | September 22, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-09-25T07:51:04Z

PERKEMBANGAN kecerdasan buatan atau akal imitasi (AI) kian pesat, terutama pada bidang chatbot . Sejak kemunculan chatbot AI pertama, banyak perusahaan teknologi berlomba-lomba menghadirkan asisten virtual yang mampu membantu aktivitas sehari-hari, baik untuk keperluan pribadi maupun bisnis. Kini, chatbot tidak hanya bisa menulis kode atau menyusun email, tetapi juga mampu membuat gambar, merancang rumus Excel, hingga berinteraksi layaknya manusia.

Namun, dengan banyaknya pilihan, tidak jarang pengguna merasa kesulitan menentukan chatbot yang paling sesuai dengan kebutuhannya. Untuk itu, berikut adalah ringkasan delapan chatbot AI terbaik tahun 2025 yang dapat menjadi panduan sebelum memilih.

1. ChatGPT

ChatGPT dari OpenAI adalah pelopor yang mempopulerkan tren chatbot AI. Pada Februari 2025, platform ini sudah memiliki lebih dari 180 juta pengguna dengan lebih dari 1,6 miliar kunjungan. ChatGPT dikenal mampu menjawab pertanyaan kompleks, menghasilkan teks kreatif, bahkan menulis kode pemrograman dengan akurat. Versi terbarunya, GPT-4, mendukung input gambar dan pengenalan suara multi-bahasa, menjadikannya lebih interaktif. Fitur tambahan bernama Guru GPT memungkinkan integrasi dengan dokumen dan aplikasi internal perusahaan, sehingga dapat menghasilkan konten yang lebih relevan dan terpersonalisasi.

2. Microsoft Copilot (Bing Chat)

Microsoft menghadirkan Copilot yang sebelumnya dikenal dengan Bing Chat. Chatbot ini dirancang sebagai asisten produktivitas yang terintegrasi dengan ekosistem Microsoft, seperti Word, Excel, dan Edge. Copilot dapat membantu merancang program latihan, merangkum informasi, hingga membuat email otomatis. Fitur desain gambar berbasis AI juga menjadi nilai tambahnya. Keunggulan lain adalah ketersediaan di berbagai perangkat, baik Android maupun iOS, sehingga pengguna bisa mengaksesnya kapan saja.

3. Google Gemini (Google Bard)

Gemini, penerus Google Bard, mengandalkan model bahasa besar (LLMs) yang memungkinkan pemrosesan berbagai jenis data, mulai dari teks, gambar, hingga video. Pengguna bisa, misalnya, mengunggah sebuah video dan meminta Gemini membuat ringkasannya. Integrasi yang mulus dengan produk Google seperti Gmail, Drive, dan Docs membuat Gemini ideal bagi mereka yang sudah terbiasa dengan ekosistem Google. Fitur keamanan data tingkat tinggi juga menjadi daya tarik utamanya.

4. Jasper Chat

Jasper Chat dirancang sebagai asisten AI kreatif yang ramah. Chatbot ini bisa membantu menghasilkan ide konten, menulis cerita, hingga membuat puisi. Jasper mengandalkan berbagai sumber di internet, sehingga hasil yang diberikan lebih orisinal dan variatif. Dengan dukungan lebih dari 30 bahasa, Jasper cocok digunakan oleh tim pemasaran global maupun individu yang mencari inspirasi kreatif.

5. Perplexity.ai

Bagi yang membutuhkan chatbot dengan referensi terpercaya, Perplexity.ai adalah pilihan tepat. Aplikasi ini memberikan jawaban lengkap dengan sumber rujukan, sehingga sangat membantu dalam kegiatan riset. Selain mendukung input suara maupun teks, Perplexity juga memiliki fitur penyimpanan hasil pencarian di perpustakaan digital. Alat ini sangat cocok digunakan oleh peneliti maupun pelajar yang ingin memperdalam pengetahuan.

6. Intercom

Intercom adalah platform layanan pelanggan yang menggabungkan chatbot AI, meja bantuan, dan dukungan proaktif. Fitur andalannya bernama Fin, yaitu asisten AI yang membantu agen menjawab pertanyaan pelanggan lebih cepat berdasarkan basis data internal. Selain itu, Intercom menyediakan analitik berbasis AI untuk menilai kualitas interaksi. Dengan kemampuan personalisasi tinggi, Intercom juga menjadi solusi ideal bagi perusahaan yang ingin memperkuat hubungan dengan pelanggan.

Ni Kadek Trisna Cintya Dewi dan Defara Dhenya berkontribusi dalam penulisan artikel ini
×
Berita Terbaru Update