- Duel Persija Jakarta vs Bali United FC jadi salah satu pertandingan yang akan tersaji dalam pekan kelima Super League 2025/2026, Minggu (14/9) malam. Big match ini menarik karena kedua tim dalam tren berbeda, yakni sebagai tim paling produktif melawan paling banyak kebobolan.
Sesuai jadwal, Persija vs Bali United rencananya akan digelar di Jakarta International Stadium pada Minggu malam pukul 19.00 WIB. Ini jadi laga terakhir sekaligus untuk menutup rangkaian pekan kelima Super League 2025/2026.
Pertandingan ini bertajuk big match karena baik Persija maupun Bali United termasuk kandidat juara musim ini. Selain itu kedua tim juga pernah meraih gelar Liga 1.
Bahkan tim tamu Bali United FC pernah memenantkannya dua kali, yakni pada 2019 dan 2021/2022. Sementara tuan rumah Persija Jakarta sekali merasakan angkat trofi pada 2018.
Tapi, kondisi kedua tim saat ini sangat berbeda. Persija lagi on fire karena belum terkalahkan hingga pekan keempat pada bulan lalu. Macan Kemayoran meraih 10 poin hasil tiga kemenangan dan sekali imbang.
Selain itu, Persija juga jadi tim paling produktif hingga saat ini. Macan Kemayoran tercatat sudah 11 kali membobol gawang lawan dan baru dua kali kemasukkan saja.
Sementara Bali United FC, punya catatan bertolak belakang. Hingga pekan keempat, Serdadu Tridatu ada di urutan ke-13 klasemen karena baru mengoleksi lima angka saja.
Tak cuma itu, Bali United FC juga tercatat sebagai salah satu tim paling banyak kebobolan sampai pekan keempat. Yakni ada sembilan gol yang bersarang ke gawangnya, sama seperti Dewa United Banten, PSBS Biak, dan Persis Solo.
Mauricio Souza selaku pelatih Persija Jakarta, menyadari perbedaan catatan itu. Tapi torehan itu tak membuat dia meremehkan Serdadu Tridatu.
"Kita harus sangat berhati-hati, kan? Karena, yang pasti, pelatih Bali United sedang berusaha meminimalkan kesalahan-kesalahan ini. Jadi, saya selalu memberi tahu kalian, ini adalah pertandingan, ini adalah cerita baru," Katanya dalam jumpa pers pralaga.
"Tim Bali adalah tim yang sangat kuat, walaupun sudah ada sembilan gol yang masuk ke dalam gawangnya dalam kompetisi ini. Saya berharap besok (hari ini) kami juga bisa mencetak gol dan menang," tambahnya.
Sementara dari tamu, pelatih Bali United FC Johnny Jansen menyatakan bahwa anak asuhnya sudah dalam keadaan siap untuk menantang Persija Jakarta. Juru taktik asal Belanda itu mengakui laga ini tak akan mudah.
Terlebih, Persija juga punya satu rekor mengerikan lagi. Yakni belum pernah menekan kekalahan setiap melakoni laga kandang di JIS. Catatan paling buruk Macan Kemayoran hanyalah ditahan imbang oleh Malut United FC pada akhir musim lalu dan pekan ketiga musim ini.
"Mereka tim yang bagus dan kuat. Persija membuat banyak peluang, ini akan menyulitkan kami. Saya kira mereka tim yang bagus. Tapi kami sudah melakukan persiapan dengan baik dan kami sudah dalam keadaan siap datang ke Jakarta," kata Jansen.
"Ini akan menjadi laga yang sulit. Kami akan bermain melawan tim yang sangat bagus. Jadi buat kami, ini sangat menarik untuk melihat seberapa bagus kualitas kami, bisakah kami memberikan perlawanan yang bagus dengan mereka. Jadi ya ini laga sulit," tambahnya.
Catatan 5 pertemuan terakhir Persija vs Bali United
- 15/12/24 Bali United 3 - 1 Persija
- 26/7/24 Bali United 3 - 0 Persija
- 30/3/24 Bali United 1 - 0 Persija
- 24/9/23 Persija 1 - 1 Bali United
- 15/1/23 Persija 3 - 2 Bali United
Catatan 5 laga terakhir Persija Jakarta
- 6/4/25 Madura United 1 - 0 Persija
- 12/4/25 Persija 1 - 1 Persebaya Surabaya
- 19/4/25 Persik Kediri 0 - 1 Persija
- 27/4/25 Persija 0 - 2 Semen Padang
- 4/5/25 Borneo FC 1 - 0 Persija
Catatan 5 laga terakhir Bali United
- 11/3/25 Bali United 0 - 2 PSBS Biak
- 10/4/25 Bali United 0 - 0 Dewa United
- 18/4/25 Persib Bandung 2 - 1 Bali United
- 25/4/25 PSM Makassar 0 - 1 Bali United
- 1/5/25 Bali United 4 - 0 PSIS Semarang