-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

BMKG Ungkap Kapan Cuaca Panas Menyengat di Indonesia Akan Berakhir dan Penyebab Utamanya

Rabu, 15 Oktober 2025 | Oktober 15, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-10-17T00:40:57Z

JAKARTA, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan penyebab cuaca panas yang melanda sejumlah wilayah Indonesia belakangan ini. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menyebut suhu tinggi terjadi akibat posisi Matahari yang bergeser ke selatan Indonesia.

"Minimnya pertumbuhan awan menyebabkan tidak ada awan yang menutup sinar Matahari sehingga terasa secara langsung," kata Guswanto dilansir dari Kompas.com , Selasa (14/10/2025).

Kondisi ini membuat sinar Matahari memanaskan permukaan Bumi lebih intens, terutama pada pagi hingga siang hari, ketika langit cenderung cerah tanpa awan tebal.

Guswanto menambahkan, cuaca panas ini diperkirakan masih terjadi hingga akhir 2025 dan berakhir pada awal 2026, bergantung pada stabilitas atmosfer dan masuknya angin baratan.

"Cuaca panas diperkirakan akan berakhir pada akhir 2025 hingga awal 2026, tergantung stabilitas atmosfer dan masuknya angin baratan," ujarnya.

Bukan Heatwave

Menurut BMKG, fenomena panas yang dirasakan masyarakat bukanlah gelombang panas ( heatwave ), melainkan dampak dari masa peralihan musim atau pancaroba, yakni transisi dari kemarau menuju musim hujan.

"Beberapa wilayah Indonesia belakangan ini mengalami suhu udara yang terasa lebih terik, bahkan di pagi dan malam hari. Fenomena ini erat kaitannya dengan masa peralihan musim atau pancaroba," kata Guswanto.

BMKG memperkirakan fase pancaroba berlangsung hingga 16 Oktober 2025 di sebagian besar wilayah Indonesia.

Setelah itu, sebagian besar daerah akan mulai memasuki musim hujan pada November 2025 dan meluas secara serentak pada Desember hingga Februari 2026.

Meski tidak tergolong gelombang panas, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang kerap terjadi pada masa pancaroba, seperti hujan deras disertai angin kencang dan petir.

×
Berita Terbaru Update