-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Cara Menanam Pisang agar Cepat Tumbuh Subur dan Berbuah Lebat

Jumat, 17 Oktober 2025 | Oktober 17, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-10-22T05:20:20Z

KALBAR TERKINI - Pisang adalah salah satu buah tropis yang sangat populer di Indonesia. Selain rasanya manis dan bergizi, tanaman ini juga mudah dibudidayakan, baik di pekarangan rumah maupun di kebun.

Agar hasilnya maksimal, perlu diketahui cara menanam pisang yang benar, mulai dari pemilihan bibit hingga perawatannya.

1. Pilih Jenis Pisang yang Akan Ditanam

Ada banyak jenis pisang yang bisa dibudidayakan, seperti:

  • Pisang Cavendish (untuk pasar modern),
  • Pisang Raja, Ambon, Kepok, Barangan, atau Mas (untuk konsumsi lokal).
  • Pilih jenis sesuai tujuan, apakah untuk dijual, konsumsi sendiri, atau produksi olahan.

2. Siapkan Lahan Tanam

Pisang tumbuh baik di tanah yang gembur, subur, dan banyak mengandung bahan organik, dengan pH tanah antara 5,5–7,0.

Langkah persiapan lahan:

  • Bersihkan gulma dan rumput liar.
  • Gemburkan tanah dengan cangkul sedalam ±50 cm.
  • Buat lubang tanam ukuran 50×50×50 cm, dengan jarak antar tanaman sekitar 3×3 meter.
  • Diamkan lubang selama 3–5 hari agar gas beracun hilang.

3. Gunakan Bibit yang Sehat

Bibit bisa berasal dari:

  • Anakan pisang (tunas) dari induk yang sudah berbuah, atau
  • Bibit kultur jaringan (lebih unggul, bebas penyakit, dan seragam).
  • Pilih bibit yang memiliki:
  • Tinggi 1–1,5 meter,
  • Daun hijau segar,
  • Tidak busuk atau cacat di bagian bonggol.

4. Penanaman Bibit Pisang

Cara menanamnya:

  • Masukkan pupuk kandang ±10 kg ke dalam lubang tanam.
  • Letakkan bibit di tengah lubang.
  • Timbun dengan tanah gembur hingga pangkal batang tertutup.
  • Padatkan perlahan dan siram dengan air secukupnya.
  • Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan, agar kelembapan tanah tetap terjaga.

5. Perawatan Tanaman Pisang

Agar tanaman cepat tumbuh dan berbuah, lakukan perawatan rutin berikut:

a. Penyiraman: Lakukan 2–3 kali seminggu, terutama saat musim kemarau.

b. Penyiangan: Bersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman.

c. Pemupukan:

  • Pupuk dasar: pupuk kandang 10–20 kg/tanaman.
  • Pupuk tambahan: NPK (urea, TSP, KCl) setiap 2 bulan sekali.

d. Pemangkasan: Buang anakan berlebih, sisakan maksimal 3–4 anakan sehat per rumpun.

e. Penopangan batang: Gunakan bambu atau kayu untuk menopang batang agar tidak roboh saat berbuah.

6. Panen Pisang

Pisang biasanya mulai berbuah pada umur 8–12 bulan setelah tanam.

Ciri-ciri pisang siap panen:

  • Buah mulai membesar dan kulit berwarna hijau tua.
  • Sudut buah tampak tumpul.
  • Ujung tandan bagian bawah mulai mengering.
  • Potong tandan menggunakan pisau tajam, lalu simpan di tempat teduh agar tidak cepat rusak.

Menanam pisang tidak sulit jika dilakukan dengan cara yang tepat. Mulailah dari pemilihan bibit unggul, lahan subur, serta perawatan rutin seperti pemupukan dan penyiangan.

Dengan perawatan yang baik, pisang bisa tumbuh subur dan menghasilkan buah lebat sepanjang tahun.

***

×
Berita Terbaru Update