-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Polytron Klaim TKDN Kendaraan Listriknya Mencapai 52 Persen

Senin, 27 Oktober 2025 | Oktober 27, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-10-30T10:25:04Z

GENERAL Manager Group Product Management EV 2 Wheeler Polytron Ilman Fachry Fadly mengatakan tingkat komponen dalam negeri ( TKDN ) produk kendaraan listrik besutan Polytron berkisar antara 47 persen hingga 52 persen. Seri motor listrik Fox S menjadi yang paling besar untuk penggunaan komponen dalam negerinya yakni mencapai 52 persen.

"Yang paling kecil di 47 persen itu di Fox R. Baterainya sudah IP67, jadi sudah water resistant ," ujar Ilman di sela acara pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Sumedang, Sabtu, 25 Oktober 2025.

Ilman mengklaim penjualan motor listrik Polytron turut serta dalam menurunkan emisi karbon. Puluhan ribu motor listrik Polytron yang sudah terjual tercatat menjajal aspal sejauh 350 juta kilometer dalam dua tahun terakhir. "Setara dengan penanaman pohon 195 ribu pohon," katanya.

Ia mengatakan motor listrik besutan Polytron sudah laku 40 ribu unit dalam dua tahun terakhir. Bahkan, kata dia, Polytron juga sudah merilis kendaraan roda empat pertamanya dengan seri G3 yang dirilis pada Mei 2025.

"Kalau dari Polytron karena kami sudah komitmen di industri kendaraan listrik, tahun ini juga kita mengeluarkan roda empat, jadi sangat komitmen untuk mengeluarkan produk-produk kendaraan listrik di Indonesia," kata Ilman.

Pemecahan Rekor MURI

Ratusan motor listrik besutan Polytron secara serentak melakukan pengisian daya di lapangan Bumi Perkemahan Kiarapayung, Sumedang pada Sabtu, 24 Oktober 2025. Ada 298 unit kendaraan roda dua bertenaga setrum yang mengikuti ajang pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) itu.

Kegiatan itu diinisiasi oleh komunitas pengendara motor listrik Polytron atau PEVR. Ketua Komunitas PEVR, Ricky Arisandi mengatakan pemecahan rekor MURI itu merupakan jawaban dari keraguan yang selama ini disematkan kepala kendaraan listrik khususnya motor listrik yang kerap dianggap kurang andal.

"Hari ini kita menjadi pioner komunitas kendaraan listrik pertama yang memecahkan rekor MURI pengisian daya motor listrik terbanyak dari satu merek," kata Ricky di sela kegiatan itu.

Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri mengatakan, rekor yang dicetak komunitas pengendara motor listrik itu bisa menjadi dorongan positif untuk pertumbuhan pengguna motor listrik di dalam negeri. "Sepeda motor listrik merupakan solusi yang tepat berkaitan dengan meningkatnya konsumsi sumber daya fosil," katanya.

Menurut dia, pertumbuhan pengguna motor listrik memang belum seperti yang diharapkan, tapi ia optimis motor listrik bisa menjadi kendaraan masa depan karena tidak mengandalkan sistem pembakaran. "Kita semua optimis ke depan molis adalah harapan kita semua," ujar Ngadri.

Sebelumnya, pada Mei 2024, motor listrik besutan Polytron itu lebih dulu mencetak rekor MURI setelah merampungkan perjalanan dari Jakarta menuju Bali dengan total jarak tempuh mencapai 1.333 kilometer.

×
Berita Terbaru Update