BOLTIM Pikiran Rakyat - Primbon Jawa, kelahiran tanggal 23 Oktober 2000 memiliki arti yang unik jika dilihat melalui hitungan wuku dan weton. Ramalan ini membahas seputaran watak, pergaulan, tentang harta/ rezeki, jodoh, kecocokan dalam pekerjaan, tentang sifat dan perilaku menurut Primbon Jawa.
Primbon Jawa sendiri dipercaya oleh masyarakat Jawa bahkan di luar Pulau Jawa sebagai cara mengetahui keberuntungan di masa depan. Meski hanya ramalan, namun banyak orang yang mempercayai proses kehidupan yang dihitung berdasarkan perhitungan wuku dan weton.
Sebelum lanjut ke Ramalan Primbon Jawa Lahir 23 Oktober 2000 menurut perhitungan wuku dan weton bahwa, Primbon Jawa merupakan kitab warisan nenek moyang yang berorientasi pada hubungan manusia dengan alam semesta. Bahkan hingga saat ini, Primbon dipercaya sebagai pedoman atau acuan dalam menentukan tindakan atau sikap dalam beraktivitas.
Adapun beberapa kitab Primbon Jawa telah disimpan rapi oleh pemerintah Indonesia di Perpustakaan Nasional. Jenis-jenis primbon yang ada di perpustakaan antara lain Kitab Ta'bir, Primbon Padhukunan Pal-Palan, Mantra Siwastra Raja, dan Lontarak Bola.
Berikut ramalan Primbon Jawa Lahir 23 Oktober 2000 menurut perhitungan wuku dan weton:
- Tanggal Masehi : 23 Oktober 2000, Senin Soma
- Tanggal Jawa : 24 Rejeb 1933, Senen Pahing
- Tanggal Hijriah : 24 Rajab 1421
Watak berdasarkan weton
-
Dina : Senen
Selalu berubah, indah dan banyak mendapatkan simpati.
-
Pasaran : Pahing
Selalu ingin memiliki (barang), kesungguhannya penuh perhitungan untuk mendapatkan untung, suka menolong, mandiri, kuat lapar, banyak musuhnya, kalau tersinggung menakutkan marahnya, suka kebersihan. Sering kena tipu dan kalau kehilangan jarang bisa menemukan kembali.
-
Haståwårå/Padewan : Uma
Berbelas kasih, susah, jahil.
-
Sadwårå : Mawulu
(Benih) Was-was dan curiga.
-
Sångåwårå/Padangon : Gigis
(Tanah/Bumi) Berhati longgar, pamomong, sabar.
-
Saptåwårå/Pancasuda : Bumi Kapethak
Suka bekerja, kuat menderita dan mendapatkan kekecewaan.
-
Rakam : Kala Tinantang
Pemberani hingga banyak dimusuhi.
-
Paarasan : Lakuning Lintang
Kesepian, suka menyendiri, bersifat pendeta, miskin.
Watak berdasarkan wuku
- Dewa Bumi : Bethara Gatra.
- Pohonnya Tigaron (Tiga Daun) : sedikit bekerja (pemalas).
- Burungnya Sepahan : baik nafkahnya.
- Memangku Tombak : tajam intuisi batinnya.
- Membelakangi air : dingin emosinya.
- Manahil lintang agung awor mungsuh (bintang agung bersinar bersama musuh) : pencemburu.
- Aralnya : Kena besi.
- Sedekah / sesaji : Nasi liwet lauknya ayam dan ikan air, sayur bermacam-macam, sambal gepeng.
- Do'anya : ngumur, slawatnya : uang baru senilai 10 ketheng.
- Kala Jaya Bumi : ada di tenggara menghadap ke barat laut.
- Saat wukunya berjalan selama 7 hari, sebaiknya menghindari bepergian yang menuju arah tenggara.
- Manahil wiji kapapas : benih terpangkas.
- Wuku Manahil baik untuk mencari obat atau syarat srana, membuat bendungan, membuka kuburan, menyelesaikan pertengkaran.
- Tidak baik untuk menjatuhkan biji, mantu dan mencari sambilan.
Demikian ramalan kelahiran 23 Oktober 2000 menurut hitungan weton dan wuku dalam Primbon Jawa. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan dan memberikan gambaran tentang karakter, nasib, serta perjalanan hidup yang diungkap melalui perhitungan tradisional Jawa.
Tetaplah bijak dalam menyikapi ramalan ini, dan jadikan sebagai referensi tambahan untuk mengenal diri lebih baik. Semoga bermanfaat!
Ingin tahu ramalan tentang tanggal dan tahun kelahiranmu menurut perhitungan wuku dan weton dalam Kitab Primbon Jawa? Kamu bisa langsung mencarinya di kolom search Boltim Pikiran Rakyat.***