-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

7 Plester Mata Ikan Cepat Keringkan Luka

Kamis, 06 November 2025 | November 06, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-07T02:05:21Z

PIKIRAN RAKYAT - Masalah kulit yang sering muncul akibat tekanan atau gesekan berulang yang sering terjadi di sekitar area kaki sering disebut sebagai Mata Ikan. Kondisi ini biasa ditandai dengan penebalan kulit yang keras dan nyeri saat berjalan. Sebagian orang menyepelekan penyakit kulit ini, padahal jika dibiarkan dapat menyebabkan peradangan dan infeksi pada kulit.

Salah satu cara praktis untuk menyembuhkan penyakit Mata Ikan ini adalah dengan menggunakan plester mata ikan. Plester ini biasanya diformulasikan dengan bahan khusus seperti asam salisilat yang mampu melunakkan jaringan kulit mati, mengeringkan luka, serta mempercepat proses penyembuhan tanpa perlu tindakan medis invasif. Selain itu, desain plester yang fleksibel dan mudah digunakan membuatnya cocok digunakan saat urgent.

Produk-produk plester Mata Ikan ini tidak hanya mengatasi Mata Ikan, tetapi juga mempercepat proses regenerasi kulit baru agar kembali halus dan sehat. Dengan penggunaan rutin dan sesuai dengan petunjuk produk, plester Mata Ikan dapat menjadi pilihan perawatan praktis yang efektif untuk mengeringkan luka dengan cepat, menjaga kebersihan kulit, dan meningkatkan kenyamanan beraktivitas sehari-hari.

Berikut tujuh rekomendasi plester mata ikan yang dapat mengeringkan luka dengan cepat serta menjaga kebersihan kulit dengan maksimal:

1. Hansaplast Corn Plaster with Salicylic Acid

Plester ini mengandung asam salisilat 40% yang berfungsi melunakkan jaringan keras pada Mata Ikan sehingga mudah terkelupas. Lapisan pelindung di sekeliling plester ini juga dapat menjaga kulit sehat agar tidak teriritasi. Plester Mata Ikan ini berada di kisaran harga Rp.25.000-Rp.35.000/kemasan isi 8 plester.

2. Nexcare Corn Removal Pads

Plester dari 3M ini memiliki teknologi hydrocolloid dengan kandungan asam salisilat aktif, dapat mempercepat proses pengelupasan kulit mati dan mengeringkan luka tanpa menimbulkan rasa perih. Plester mata ikan ini berada di kisaran harga Rp.30.000-Rp.40.000/isi 6 plester.

3. Callusol Corn Plaster

Plester Mata Ikan ini mengandung asam salisilat. Plester ini memiliki bantalan empuk di tengah yang mengurangi tekanan saat berjalan, efektif untuk mata ikan di telapak kaki dan jari. Plester ini berada di kisaran harga Rp.15.000-Rp.25.000/isi 6 lembar.

4. Kornex Corn Plaster

Plester Mata Ikan ini mengandung asam salisilat dan fenol, yang bekerja sebagai antiseptik sekaligus pengering luka. Daya rekatnya yang kuat membuatnya tidak mudah lepas meski digunakan saat beraktivitas. Plester ini berada di kisaran harga Rp.20.000-Rp.30.000/isi 6 plester.

5. Wart Off Corn Remover Patch

Selain untuk mata ikan, plester ini juga efektif mengatasi kapalan dan kutil. Formula keratolitiknya membantu meluruhkan kulit keras dan mempercepat regenerasi jaringan baru. Harga plester ini berada di kisaran Rp.45.000-Rp.55.000/isi 10 patch.

6. Tacco Foot Care Corn Plaster

Didesain dengan bantalan bulat busa lembut dan zat aktif pengering luka, plester ini dapat membantu mengurangi nyeri akibat tekanan pada area Mata Ikan. Ideal digunakan bagi pengguna dengan sepatu tertutup. Plester Mata Ikan ini berada di kisaran harga Rp.30.000-Rp.40.000/isi 6 patch.

7. Meditan Corn Plaster

Plester Meditan bekerja dengan cara melepaskan bahan aktif asam salisilat secara perlahan ke jaringan kulit yang mengeras. Zat ini kemudian mengikis lapisan kulit tebal, membuat jaringan kutil atau mata ikan menjadi lembut dan mudah terangkat. Selain itu, plesternya memiliki bantalan pelindung di tengah yang menjaga kulit sehat di sekitarnya agar tidak ikut teriritasi.

  • Plester ini berada di kisaran harga Rp.15.000-Rp.30.000/isi 6 plester. Shopee Link

Mata ikan merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh tekanan atau gesekan berulang sehingga menimbulkan penebalan kulit yang keras dan nyeri. Kondisi ini umumnya terjadi di telapak atau sela jari kaki. Meskipun tidak berbahaya, mata ikan perlu ditangani dengan baik agar tidak menimbulkan infeksi atau gangguan aktivitas.***(Najwa Sausan Maulida)

×
Berita Terbaru Update