-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kota Tangerang Gelar Festival di Bendungan Pintu Air Sepuluh

Jumat, 07 November 2025 | November 07, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-10T09:35:35Z

PEMERINTAH Kota Tangerang , Provinsi Banten, menggelar Festival Pintu Air pada 6 – 8 November 2025. Gelaran ini bertujuan melestarikan sejarah dan budaya khususnya Bendung Pintu Air Sepuluh sebagai ikon bersejarah peninggalan kolonial di Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan festival ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan nilai sejarah, budaya, dan identitas Kota Tangerang sebagai kota yang multietnis dan multikultural.

"Festival ini bagian penting dalam menjaga warisan sejarah dan budaya sebagai bagian dari jati diri dan arah pembangunan kota yang berkelanjutan," ujarnya di Tangerang, Kamis, 6 November 2025.

Bendung Pintu Air Sepuluh merupakan bendungan pertama dan terbesar yang menggunakan konstruksi beton bertulang sebagai warisan penting masa kolonial yang masih berfungsi hingga kini. Bendungan ini dibangun pada 1929 dan rampung pada 1935.

Lebih dari sekadar infrastruktur, kata dia, bendungan tersebut menjadi simbol kebanggaan dan daya tarik wisata sejarah serta edukasi bagi masyarakat.

“Festival ini bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga napak tilas sejarah yang mengingatkan kita akan pentingnya Pintu Air Sepuluh dalam perjalanan Kota Tangerang,” kata dia.

Rangkaian Acara Festival

Kepala Disbudpar Kota Tangerang Boyke Urip mengatakan Festival Pintu Air dimeriahkan dengan pertunjukan seni tradisional, diskusi sejarah, dan aksi bersih-bersih sungai, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan pelestarian kawasan sekitar bendung.

“Melalui festival ini, kita ingin menumbuhkan kecintaan terhadap warisan sejarah dan budaya sebagai kekuatan membangun Kota Tangerang yang maju, berkarakter, dan berdaya tarik,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan kekayaan sejarah dan budaya kota.

“Mari kita rawat bersama khazanah sejarah dan budaya Kota Tangerang yang multietnis dan multikultural. Inilah identitas khas yang menjadi kebanggaan dan daya tarik bagi masyarakat lokal, nasional, hingga mancanegara,” ujarnya.

×
Berita Terbaru Update