-
The Martian
adalah film fiksi ilmiah yang disutradarai oleh Ridley Scott dan menceritakan perjuangan seorang astronot yang terdampar di Mars setelah badai hebat memisahkannya dari kru misi, menonjolkan kombinasi sains, ketahanan, dan humor gelap dalam perjuangan bertahan hidup.
Kisah berpusat pada Mark Watney, seorang insinyur dan botanis dalam misi Ares 3, yang dinyatakan tewas oleh rekan-rekannya setelah badai memaksa evakuasi cepat, padahal Mark sebenarnya masih hidup namun terisolasi di permukaan Mars tanpa komunikasi langsung ke Bumi.
Memanfaatkan pengetahuan ilmiah dan kecerdikannya, Watney mulai menjalankan rencana bertahan hidup jangka panjang, memperbaiki habitat, mengonversi sumber daya yang sangat terbatas, dan yang paling mencolok, menanam kentang di tanah Mars sebagai suplai makanan darurat.
Film ini menampilkan ritme yang seimbang antara ketegangan teknis dan momen-momen ringan ketika Watney merekam log harian yang penuh sarkasme, memberi penonton kesempatan untuk berempati sekaligus tertawa pada upaya yang ia lakukan sendirian.
Di Bumi, tim NASA dan ilmuwan internasional menyadari bahwa Watney kemungkinan masih hidup dan mulai merancang misi penyelamatan yang kompleks, melibatkan keputusan etis, politik, dan logistik untuk menyelamatkan satu nyawa yang berada jutaan kilometer dari rumah.
Sementara itu, rekan satu kru Ares 3 yang awalnya meninggalkannya karena situasi darurat mengalami dilema moral, mereka kemudian merancang rencana berani untuk kembali mengambil risiko demi merebut kesempatan menyelamatkan temannya.
Sinematografi dan desain produksi film yang kuat dalam menggambarkan lanskap Mars yang tandus dan fasilitas habitat yang seadanya, sehingga setiap alat, kabel, dan improvisasi teknis terasa nyata dan penting bagi kelangsungan hidup karakter utama.
Karakter Mark Watney yang diperankan Matt Damon menunjukkan perpaduan kecerdasan problem solving dan humor bertahan hidup, sehingga film tidak hanya soal ilmiah semata tetapi juga tentang daya tahan manusia dan kreativitas di bawah tekanan ekstrem.
Ketegangan meningkat ketika Watney menghadapi serangkaian kegagalan teknis, mulai dari kebocoran oksigen hingga ledakan persediaan yang memaksa Mark untuk terus berinovasi dan mengambil keputusan berisiko demi mempertahankan peluang hidupnya.
Di sisi lain, adegan-adegan di pusat kendali NASA memperlihatkan dinamika tim ilmuwan, politisi, dan pemimpin misi yang harus menyeimbangkan pengorbanan sumber daya, citra publik, dan kemanusiaan saat merencanakan respons terhadap krisis tak terduga ini.
Film ini juga menggarisbawahi tema kerja sama internasional dan semangat kolektif para ilmuwan dan insinyur di berbagai negara menyumbang ide dan sumber daya, menunjukkan bahwa penyelamatan besar membutuhkan kolaborasi melampaui batas-batas nasional.
Musik latar dan ritme pengeditan mendukung alur yang kadang tegang dan kadang bercanda, menjaga penonton tetap terlibat tanpa menurunkan kredibilitas elemen ilmiahnya, sebuah pencapaian penting untuk film yang berusaha memadukan akurasi teknis dengan hiburan massa.
Secara dramatis, klimaksnya berfokus pada operasi penyelamatan yang melibatkan manuver berbahaya dan koordinasi presisi antara kru yang rela mempertaruhkan misi serta tim di Bumi yang menyesuaikan parameter penerbangan untuk memberikan peluang terbaik bagi Watney.
Setelah serangkaian rintangan, resolusi cerita menghadirkan momen emosional dan kemenangan bagi Watney dan timnya, menegaskan pesan tentang ketangguhan manusia, pentingnya sains terapan, dan nilai persahabatan dalam kondisi ekstrem.
Bagi penonton yang menyukai perpaduan drama survival, dan sains yang diperlakukan serius namun mudah dicerna, The Martian adalah tontonan yang mendidik sekaligus menghibur.