-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Inilah Penampakan Kolam Depan Rumah Tempat Bocah 3 Tahun Asal Kebumen Tewas Tenggelam

Selasa, 02 Desember 2025 | Desember 02, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-03T05:40:52Z
Ringkasan Berita:
  • Bocah 3 tahun di Kebumen ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di kolam depan rumahnya.
  • Polisi menyebut kejadian diduga terjadi akibat kurangnya pengawasan saat korban bermain di sekitar kolam.
  • Hasil pemeriksaan Inafis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

, KEBUMEN - Seorang bocah berusia tiga tahun bernama Muhammad Nur Alby ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di kolam depan rumahnya di Desa Pangkuran, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, pada Senin (1/12/2025).

Wakapolres Kebumen, Kompol Faris Budiman, mewakili Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri, menjelaskan bahwa laporan dari warga terkait insiden tersebut diterima sekitar pukul 12.15 WIB.

Setelah itu, petugas dari Polsek Sruweng bersama Tim Inafis Polres Kebumen langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Menurut keterangan saksi, sebelum kejadian korban sempat terlihat bermain di sekitar kolam yang berada di depan rumah.

Ketika saksi hendak melaksanakan salat zuhur, ia melihat bocah tersebut sudah berada di dalam kolam dalam posisi telungkup.

Warga sekitar kemudian segera melakukan upaya evakuasi.

Namun, saat diangkat dari kolam, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

"Kemungkinan kurang pengawasan, sehingga anak jatuh ke dalam kolam.

Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia," kata Wakapolres Kebumen.

Petugas memastikan penyebab kematian murni karena tenggelam berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara.

Anak tersebut juga belum menunjukkan tanda kaku saat diperiksa pertama kali.

Kolam tempat kejadian diketahui berukuran sekitar 15 meter dengan kedalaman 120 cm.

"Hasil pemeriksaan medis Puskesmas Sruweng menguatkan temuan awal saat petugas berada di lokasi.

Tidak ada luka yang mengarah pada unsur penganiayaan," terangnya.

Polisi memastikan korban meninggal dunia murni akibat tenggelam dengan perkiraan waktu kematian kurang dari empat jam sebelum pemeriksaan berlangsung.

Pihak keluarga menolak proses autopsi dan menerima jenazah untuk dimakamkan.

Kompol Faris Budiman mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap anak-anak yang bermain di sekitar kolam atau area berair lainnya.

"Pengawasan orang tua menjadi hal penting untuk mencegah insiden serupa," tuturnya. (Ais).

×
Berita Terbaru Update