-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Inilah Perbedaan Smartband dan Smartwatch, Dari Harga Sampai Fitur Lengkap

Selasa, 02 Desember 2025 | Desember 02, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-03T05:31:01Z

- Di era gadget makin canggih seperti sekarang, pilihan antara menggunakan smartband dan smartwatch sering bikin bingung. Meski keduanya terlihat serupa, perangkat ini sebenarnya punya perbedaan yang cukup signifikan — dari segi fungsi, fitur, hingga kenyamanan.

Perangkat jenis smartwatch pada dasarnya adalah jam tangan pintar yang membawa banyak fungsi — layaknya smartphone mini yang terpasang di pergelangan tangan. Layarnya cenderung lebih besar dan jelas, memungkinkan pengguna melihat banyak informasi sekaligus dengan mudah. Karena itu, smartwatch tak cuma menampilkan waktu, tapi juga bisa menjalankan aplikasi, menerima notifikasi seperti panggilan atau pesan, memainkan musik, bahkan memantau kesehatan dengan sensor sensor canggih.

Sedangkan smartband hadir dengan jejak yang lebih sederhana dan fokus: pemantauan aktivitas fisik sehari-hari. Perangkat ini biasanya lebih ringan, ramping — mirip gelang — sehingga nyaman dipakai lama, termasuk saat berolahraga atau tidur. Smartband cocok bagi kamu yang lebih peduli pada pelacakan langkah, detak jantung, kualitas tidur, serta aktivitas kebugaran dasar, tanpa butuh fitur padat seperti pada smartwatch.

Perbedaan desain juga cukup jelas: rata-rata smartwatch punya ukuran layar sekitar 1–3 inci, sementara smartband lebih kecil, hanya sekitar 0–1 inci. Desain kecil dan ringan ini membuat smartband terasa seperti gelang biasa — nyaman dan tidak mencolok. Sementara layar smartwatch yang besar mendukung fitur touchscreen dan tampilan antarmuka yang lebih kompleks.

Dari sisi fungsi, smartwatch unggul dalam hal fleksibilitas dan kelengkapan. Kamu bisa mengandalkannya untuk menerima panggilan, membaca pesan, mendengarkan musik, melihat notifikasi aplikasi, sampai menggunakan fitur-fitur pintar lain seperti peta atau pembayaran digital (tergantung model). Smartband umumnya tidak mendukung semua hal itu — fokusnya lebih ke pelacakan kesehatan dan kebugaran, serta notifikasi dasar.

Aspek harga dan baterai juga berbeda. Karena fiturnya lebih luas, smartwatch biasanya dibanderol lebih mahal — bisa sampai jutaan rupiah. Smartband lebih ramah di kantong, umumnya ditawarkan dengan harga jauh lebih terjangkau. Untuk daya baterai, smartband sering kali lebih awet: karena fiturnya sederhana, konsumsi energi pun lebih hemat. Sementara smartwatch, dengan fitur yang berat, biasanya butuh pengisian lebih sering.

Dengan memahami perbedaan ini — dari desain, fungsi, kenyamanan pemakaian, sampai harga dan baterai — kamu bisa lebih bijak menentukan: apakah kamu butuh “fitur lengkap” dari smartwatch, atau cukup dengan “fungsi dasar dan ringan” ala smartband.***

×
Berita Terbaru Update