Anehnya, sebagian besar beban mental modern tidak datang dari pekerjaan atau hubungan sosial secara langsung—melainkan dari benda kecil yang selalu kita genggam: ponsel kita sendiri.
Jika Anda pernah memutuskan untuk menghapus beberapa aplikasi tertentu, bukan hanya ruang penyimpanan yang bertambah.
Dan kabar baiknya: itu pertanda Anda berada selangkah lebih maju dibanding banyak orang.
Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (29/11), terdapat delapan jenis aplikasi yang, jika sudah Anda buang dari ponsel, menunjukkan bahwa kondisi mental Anda lebih stabil dan lebih terjaga.
Semakin lama Anda berada di sana, semakin banyak energi mental yang terbuang untuk membandingkan diri, menyerap emosi orang lain, hingga merasa waktu “hilang begitu saja”.
Menghapusnya berarti Anda sudah menyadari satu hal penting: perhatian adalah aset paling mahal.
2. Aplikasi Berita dengan Notifikasi Berkali-kali
Beberapa aplikasi berita memanfaatkan judul dramatis demi klik.
Hasilnya? Kecemasan meningkat, fokus runtuh.
Jika Anda menyingkirkannya, Anda telah memilih ketenangan daripada ketakutan yang dipicu algoritma.
3. Game Mobile yang Memaksa Login Harian
Game tertentu dirancang dengan sistem reward harian yang membuat pengguna merasa “harus main” agar tidak rugi.
Mekanisme psikologis ini meniru pola kecanduan yang sama seperti kasino.
Menghapus game seperti ini berarti Anda mampu melepaskan diri dari loop adiktif yang banyak orang bahkan tidak sadar terjebak di dalamnya.
4. Aplikasi Edit Foto yang Mengubah Wajah Secara Berlebihan
Filter yang terlalu ekstrem menciptakan standar kecantikan tidak realistis, memicu ketidakpuasan diri dan perbandingan sosial.
Ketika Anda menonaktifkannya, itu menunjukkan Anda mulai nyaman dengan diri sendiri apa adanya—hal yang tidak mudah di era dunia serba “dipoles”.
5. Aplikasi Belanja yang “Minta Dibuka” Saat Bosan
Shopee, Tokopedia, Amazon, dan platform serupa dapat membuat seseorang “membeli untuk mengisi kekosongan”.
Aksi scrolling sering berubah menjadi pembelian impulsif yang menguras dompet dan energi mental.
Menghapus atau membatasi aplikasi ini berarti Anda punya kendali lebih kuat atas impuls dan kebutuhan jangka panjang.
6. Aplikasi Pengubah Mood Instan seperti Horoscope atau Prediksi Ajaib
Beberapa aplikasi memang menarik untuk hiburan, tetapi sering membuat pengguna menggantungkan perasaan pada prediksi acak.
Ketergantungan ini bisa mengurangi kemampuan mengambil keputusan rasional.
Jika Anda menghapusnya, itu pertanda Anda mulai kembali pada intuisi dan kebijaksanaan diri sendiri.
7. Aplikasi “Produktivitas” Berlebihan yang Justru Menambah Tekanan
Ironisnya, banyak aplikasi to-do list, tracker, atau planner yang menambah beban mental karena membuat hidup terasa seperti perlombaan pencapaian tanpa henti.
Ketika Anda meninggalkannya, itu berarti Anda memilih fleksibilitas dan mindfulness ketimbang produktivitas beracun (toxic productivity).
8. Aplikasi yang Mengganggu Tidur seperti Streaming Tanpa Batas
Aplikasi streaming film, serial, dan video menunda waktu istirahat dan membuat otak terus aktif bahkan di malam hari.
Kurang tidur adalah pintu gerbang menuju stres, mood swing, dan kecemasan.
Dengan menghapus atau meminimalisirnya, Anda sebenarnya sedang melindungi fondasi kesehatan mental yang paling penting: tidur.
Kesimpulan: Penghapusan Itu Tanda Kedewasaan Digital
Di dunia modern, kesehatan mental bukan hanya tentang meditasi atau liburan—melainkan tentang bagaimana kita mengelola perhatian dan stimulus harian.
Jika Anda sudah menghapus sebagian atau bahkan semua dari delapan aplikasi di atas, itu berarti Anda:
lebih sadar pada batasan diri,
lebih peduli pada ketenangan batin,
dan lebih berani mengambil kontrol atas waktu dan fokus.