-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Operasi Zebra Lodaya 2025: 1.041 Pelanggaran Tercatat, Melawan Arus Paling Dominan di Bandung

Selasa, 02 Desember 2025 | Desember 02, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-02T07:55:13Z
KORAN-PIKIRAN RAKYAT – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung mencatat sebanyak 1.041 pe­langgaran lalu lintas terjaring selama pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2025. Dalam operasi yang digelar di Kota Bandung selama 14 hari tersebut, perilaku pengendara sepeda motor yang nekat melawan arus menjadi jenis pelanggaran yang paling mendominasi.

​Berdasarkan data resmi yang dirilis Satlantas Polres­tabes Bandung, operasi yang ber­langsung sejak 17 hingga 30 November 2025 ini mengedepankan penindakan berbasis teknologi. Tercatat, sebanyak 250 pelanggar ditindak melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mobile.

​Sementara itu, penindakan me­lalui tilang manual mau­pun ETLE statis tercatat nihil. Selain penindakan hukum, kepolisian juga memberikan teguran kepada 791 pengendara sebagai upaya pre­ventif dan edukasi.

​Dari total kasus yang tercatat, mayoritas pelanggar merupakan pengendara ken­daraan roda dua dengan jum­lah mencapai 958 kasus. Dua jenis pelanggaran utama yang menjadi sorotan adalah melawan arus dan pengabai­an penggunaan helm.

​Data menunjukkan, pelanggaran melawan arus menduduki peringkat ter­ting­gi dengan 376 kasus, di­su­sul oleh pelanggaran tidak me­makai helm sebanyak 262 kasus. Sisanya, sebanyak 320 kasus, merupakan pe­lang­ga­ran kategori lain.

​Sedangkan untuk ken­da­raan roda empat, tercatat ha­nya terdapat 83 pelanggaran yang seluruhnya masuk da­lam kategori lain-lain, tanpa adanya temuan spesifik se­perti tidak menggunakan sa­buk pengaman atau penggunaan ponsel saat berkendara.

​Kasatlantas Polrestabes Bandung, Ajun Komisaris Besar Wahyu Pristha Utama melalui KBO Satlantas, Ajun Komisaris Deden mengungkapkan, hasil evaluasi Operasi Zebra Lodaya 2025 ini mencerminkan masih ren­dahnya tingkat disiplin ber­kendara di sebagian ma­sya­rakat, khususnya pengguna sepeda motor.

​“Kesadaran sebagian ma­syarakat masih perlu ditingkatkan. Terutama soal penggunaan helm yang merupakan perlindungan utama pengendara motor. Kami juga menemukan masih ba­nyak yang nekat melawan arus, yang jelas membaha­ya­kan keselamatan,” ujar De­den, Senin 1 Desember 2025.***

×
Berita Terbaru Update