-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

FNPBI Sulteng gelar pendidikan buruh transportasi kontainer, fokus lawan Serakahnomics

Senin, 12 Januari 2026 | Januari 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-14T14:45:29Z

Laporan Wartawan , Robit Silmi

, PALU - Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI) Sulawesi Tengah menggelar Pendidikan Buruh Transportasi Kontainer di Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Minggu (11/1/2026).

Kegiatan diikuti puluhan buruh transportasi kontainer ini menjadi program perdana pendidikan buruh FNPBI se-Sulawesi Tengah dimulai dari Kota Palu.

Pendidikan buruh tersebut dilaksanakan oleh Pimpinan Kota (PK) FNPBI Palu dengan mengusung tema “Meningkatkan Kapasitas Anggota FNPBI untuk Melawan Serakahnomics.”

Tema ini diangkat sebagai respons atas maraknya praktik ekonomi eksploitatif yang dinilai merugikan buruh dan hanya menguntungkan segelintir elite.

Ketua Wilayah FNPBI Sulawesi Tengah, Abd Wahyudin, menegaskan pentingnya pemahaman organisasi serikat bagi kaum buruh.

Menurutnya, buruh tidak cukup hanya bekerja keras, tetapi juga harus memiliki kesadaran organisasi agar mampu melawan ketidakadilan struktural.

“Buruh harus paham organisasi serikat. Ketika terjadi persoalan upah, PHK, hubungan kerja, atau eksploitasi, buruh tidak lagi bingung karena tahu hak-haknya dan cara memperjuangkannya secara kolektif,” ujar Abd Wahyudin.

Sementara itu, Sekretaris FNPBI Palu, Jalal Arianza, menyebut serikat buruh memiliki peran strategis dalam memperjuangkan hak pekerja secara konstitusional.

Ia menjelaskan, dalam hukum ketenagakerjaan, penyelesaian persoalan buruh hanya dapat diwakili oleh serikat pekerja atau pendamping hukum dalam perselisihan hubungan industrial.

“Tanpa serikat, posisi buruh sangat lemah saat berhadapan dengan perusahaan, apalagi di tengah sistem ekonomi yang semakin eksploitatif,” kata Jalal.

Jalal juga mengaitkan kondisi buruh saat ini dengan konsep Serakahnomics, yakni praktik ekonomi yang berorientasi pada akumulasi keuntungan segelintir pihak dengan mengorbankan kesejahteraan buruh.

Menurutnya, Serakahnomics menjadi musuh utama kaum buruh dan tengah dikampanyekan FNPBI secara nasional.

“Kaum serakah inilah musuh bersama buruh. Mereka memperkaya diri sendiri, sementara buruh terus diperas dan hak-haknya diabaikan,” tegasnya.

Kegiatan pendidikan buruh ini diisi dengan penyampaian materi, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab yang membahas persoalan konkret buruh transportasi kontainer di Kota Palu.

Acara ditutup dengan foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif memperkuat perjuangan buruh di Sulawesi Tengah.

FNPBI Sulawesi Tengah menegaskan, pendidikan buruh akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai daerah guna membangun kesadaran dan kapasitas organisasi buruh dalam melawan sistem ekonomi yang tidak adil.(*)

×
Berita Terbaru Update