-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Viral aksi sawer PNS wanita seusai dilantik jadi kasubag, berujung kena sanksi

Sabtu, 10 Januari 2026 | Januari 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-09T21:50:51Z
Ringkasan Berita:
  • Video aksi wanita PNS yang joget sambil sawer uang menjadi viral.
  • Ternyata aksi PNS wanita itu setelah dilantik menempati jabatan baru.
  • Ujungnya setelah video sawer itu viral si oknum PNS minta maaf.

, Sumatera Selatan - Viral aksi Pegawai Negeri Sipil ( PNS) wanita berjoget sambil sawer setelah mendapat jabatan baru.

Aksi tersebut setelah PNS wanita ini mengikuti pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan.

Aksi jogetnya sembari bagi-bagi uang PNS wanita inisial SN tersebut pada Rabu (31/12/2025).

Wanita PNS itu dilantik untuk menempati jabatan barunya sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Sekretariat Kantor Kecamatan Batanghari Leko (BHL).

Sebelumnya, yang bersangkutan bertugas sebagai Pengelola Pelayanan dan Pembinaan Kelembagaan Keluarga Berencana di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Musi Banyuasin.

Pasca viralnya video jogetan tersebut, SN terancam akan menerima sanksi dari Inspektorat Kabupaten Muba.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muba, H Pathi Ridwan.

Pathi menyebut pihaknya akan melakukan penelusuran mendalam.

"Nanti akan dibahas oleh tim, termasuk bentuk sanksinya," ujar Pathi Ridwan, Jumat (2/1/2026) dikutip TribunMedan.com.

Minta Maaf

Oknum ASN yang bersangkutan akhirnya angkat bicara dan menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa video tersebut direkam oleh pihak keluarga saat acara makan bersama di salah satu tempat makan di Kota Sekayu, dan dilakukan setelah jam kerja usai.

"Waktu itu sudah sore dan sudah jam pulang kerja. Uang yang digunakan adalah uang pribadi saya, dan kegiatan tersebut murni acara keluarga,"ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui kekeliruannya karena masih mengenakan pakaian dinas lengkap usai pelantikan, sehingga menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan daerah dan seluruh warga Muba.

"Saya tidak bermaksud pamer. Kejadian ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya dan keluarga. Saya mohon maaf kepada pimpinan dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Muba,"ungkapnya.(*)

Berita Selanjutnya Mahasiswa di Sanggau Dibunuh Teman Kos Gara-gara Cekcok Perkara Utang Rp 700 Ribu

×
Berita Terbaru Update