OKE FLORES.COM - Kementerian Koperasi (Kemenkop) terus memperkuat Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi desa sekaligus penopang ketahanan pangan nasional. Upaya ini diwujudkan melalui Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Produksi Kopdes Merah Putih yang digelar di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), dihadiri 60 peserta offline dan 84 peserta online.
Elviandi, Asisten Deputi Pengembangan Produksi Kemenkop, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong produksi komoditas unggulan Sumatera Barat seperti gambir dan kelapa, sekaligus mendorong hilirisasi produk untuk meningkatkan nilai tambah.
“Desa adalah fondasi pembangunan bangsa. Melalui Kopdes Merah Putih, kami ingin menghadirkan lembaga ekonomi rakyat yang kuat, mandiri, dan berdaya saing,” jelas Elviandi.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2025 mencapai 23,85 juta orang, dengan sekitar 12,5 juta berada di pedesaan. Persentase kemiskinan desa juga lebih tinggi (11,03 persen) dibanding perkotaan (6,73 persen), menegaskan perlunya Kopdes Merah Putih sebagai solusi untuk menguatkan ekonomi desa, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta mendorong kemandirian ekonomi berbasis gotong royong.
Hingga 17 Oktober 2025, tercatat 82.066 desa/kelurahan telah membentuk Kopdes Merah Putih, dan 80.081 di antaranya telah berbadan hukum.
Ahmad Zabadi, Sekretaris Kemenkop, menyatakan pemerintah telah menyiapkan regulasi terbaru terkait pembangunan gerai dan pembiayaan untuk mempercepat pengembangan Kopdes Merah Putih. “Ini akan semakin memotivasi pengurus dalam menjalankan koperasi desa secara efektif,” ucapnya.
Sumatera Barat menjadi barometer produksi gambir nasional, dengan kontribusi hingga 90 persen dari total produksi Indonesia, terutama dari Kabupaten Pesisir Selatan, Lima Puluh Kota, dan Agam. Luas lahan gambir mencapai 28.837 hektare, dengan produksi 13.887 ton, yang menjadi bahan baku industri farmasi, kosmetik, penyamakan kulit, dan makanan. Indonesia pun menyuplai 80 persen kebutuhan gambir dunia.
Rudi Wijaya, Staf Khusus Menteri Koperasi Bidang Pembiayaan, berharap dukungan aktif pengurus Kopdes Merah Putih serta sinergi dengan lembaga pembiayaan dapat memperkuat sektor produksi daerah, termasuk pendirian pabrik pengolahan gambir berbasis koperasi.
Sementara itu, Kuntoro Boga Andri, Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, menegaskan dukungan pemerintah melalui rencana pendirian pabrik gambir bersama PTPN, regulasi hilirisasi ABT, serta peremajaan dan pengembangan komoditas kelapa dan kopi.
Saat ini, terdapat 1.270 Kopdes Merah Putih di Sumatera Barat, dengan rincian 1.197 telah memiliki akun SIMKOPDES, 81 memiliki gerai aktif dan 27 telah mengajukan kemitraan ke BUMN.
Kemenkop mendorong 73 Kopdes Merah Putih yang belum terdaftar di SIMKOPDES segera melengkapi administrasi agar dapat ikut serta dalam tahap pengembangan berikutnya.***